Cara Mulai Bisnis Bagi Pemula

Trik Memulai Bisnis

Struktur Kerja Penyedia Jasa Penerjemah

Jasa Penerjemah

Para pengelola atau penyedia jasa penerjemah memiliki mekanisme kerja yang berbeda beda dalam menerjemahkan dokumen. Berepa kesempatan mereka muntut tim supaya bisa menerjemah dengan cepat dan akurat dan bahkan berani keluar dari struktur kaidah ilmu bahasa. Hal ini  dilakukan untuk mendapatkan hasil terjemahan yang berkualitas. 

Pendekatan non struktural pada penerjemahan tetap saja nyata-nyata berorientasi pada proses, sesuai dengan proses pengambilan-keputusan aktual yang dialami penerjemah saat mengerjakan suatu terjemahan secara aktual.

Para pakar penerjemah pun tahu benar bahwa jawaban aktual yang didapatkan penerjemah dari pertanyaan-pertanyaan yang mereka anggap harus dilontarkan itu, pasti akan sangat beragam macamnya. Namun, peralihan pendekatan mereka dari kompleksitas pengalaman induktif (yang akan selalu menghasilkan ra tusan contoh yang berlawanan dengan semua kaidah yang biasanya diperhatikan dalam perumusan) lagi-lagi menjadi hukum-hukum deduktif yang berhasil membelenggu kemampuan penerjemah.

Pada mulanya, mereka menulis bahwa “jawaban-jawaban atas pertanyaan berikut mungkin bisa menjadi dasar-dasar inter-semiotis untuk penerjemahan referensi intertekstual”. Dengan kata lain, ini adalah salah satu model deduktif yang mungkin, sebuah cara untuk menyusun atau mempolakan pengalaman kompleks penerjemah dalam pemindahan linguistik. Beberapa baris di bawahnya, model yang mungkin ini sudah berubah menjadi model “akhir”: “Namun, keputusan terakhir terletak pada kesatuan tanda sebagai suatu konsepsi semiotis: apakah penerjemah akan menyampaikan bentuk, isi atau keduanya, dan dalam proporsi seperti apa?”

Dan beberapa baris di bawahnya lagi menyatakan bahwa “model yang mungkin” ini sudah dikuatkan menjadi hirarki prioritas, sehingga “penerjemah” (sekarang sudah menjadi penerjemah ideal, bukan penerjemah apa saja yang ada) tidak hanya melontarkan ketiga pertanyaan ini, tetapi mengaju kannya menurut urutan tertentu: “Sebuah hirarki preferensi telah dikembangkan, yang dalam prakteknya tampak memutarbalikkan urutan ketiga pertanyaan di atas: tanggung jawab utama seorang penerjemah terletak pada referensi intertekstual sebagai konsepsi semiotis, yang sesuai definisinya itu melibatkan kesengajaan (intentionality).

“Preferensi” tersebut bukan lagi preferensi menurut pakar penerjemah, dan “hirarki preferensi” itu bukan lagi sebuah model yang “mungkin” diberlakukan secara bermanfaat terhadap keputusan-keputusan penerjemah. “Hirarki pre ferensi” itu hanya begitu saja. Hirarki tersebut “dikem bangkan” dalam suatu bidang abstrak normatif di luar kuasa penerjemah untuk memilih pertanyaan yang akan diajukan atau menentukan urutan pengajuan pertanyaan itu.

Sekali lagi, bermacam-macam latihan visualisasi dan dramatisasi boleh digunakan untuk menyelidiki, dan secara strategis memutarbalikkan, peralihan “penguatan” dari pengalaman induktif menjadi hukum deduktif normatif ini.

Dapat pula dibuat kembali sebuah diagram alir berisi runutan langkah-langkah imajinatif yang ditempuh Mason dan Hatim dalam peralihan dari “kami berpen dapat, ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang seharus nya ditanyakan penerjemah” menjadi “kami berpendapat, inilah pertanyaan-pertanyaan yang cenderung ditanyakan penerjemah”, kemudian “kami (cenderung) menganggap, inilah urutan yang dipakai penerjemah untuk menanyakan pertanyaan-pertanyaan itu” lalu “sebuah hirarki preferensi telah dikembangkan”.

Isu sosial dan interpersonal antara wewenang dan kepatuhan bisa diselidiki dengan mendramatisasikan proses itu. Seorang mahasiswa atau kelompok mahasiswa berperan sebagai pelaku penerjemahan serta menekankan kadar kepastian deduktif yang semakin lama semakin besar. Seorang mahasiswa lain atau kelompok mahasiswa menahan gerakan tersebut, sehingga semakin lama kelompok penerjemah harus menciptakan alasan yang semakin berdaya cipta, terutama untuk deduksi spesifik mereka.

Apabila hendak menjadi penerjemah handal, Anda harus berani keluar dari kaidah-kaidah yang membelenggu nalar anda untuk menebak terjemahan yang sesuai dengan maksud sebuah naskah. Di dunia ini kaidah dibuat untuk menyelaraskan bahasa, sedang sebenarnya bahasa lebih dulu lahir dari ilmu bahasa, jadi Anda dapat keluar dari struktur bahasa dengan menciptakan Ilmu baru atau kaidah baru.

Jits adalah penyedia jasa penerjemah tersumpah di jakarta timur dan sekitarnya. Kami memberikan jaminan kualitas terjemahan dengan dokumen dapat dilegalisasi di kedutaan dan kementerian.