Cara Mulai Bisnis Bagi Pemula

Trik Memulai Bisnis

Snorkeling di Gili Meno palng enak

Lombok yang terdiri dari, Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, memanglah terkenal dengan keelokan bawah laut. Banyak wisatawan datang buat snorkeling dan diving di titik- titik terbaik ketiga pulau ini.

 

Sebagian waktu setelah itu, Okezone berkesempatan menikmati keelokan alam bawah air di Gili Air dan Gili Meno. Untuk tim operator selam Bee Diver dari Villa Queen& Spa Gili Trawangan, Donna, wilayah Gili jadi tempat selam dan snorkeling terbaik bukan hanya karena panorama alam yang indah.

 

Lihat pula: Snorkeling Gili Air

 

 

” Airnya jernih, dengan visibility hingga 15 meter sehingga tidak berkesan seram,” tuturnya kala ditemui di Villa Queen& Spa Gili Trawangan.

 

Tampaknya sehabis dibuktikan sendiri, Mengenai tersebut benar adanya. Perairan dekat gili- gili ini sangat jernih, terlebih kala masih terletak di atas perahu sudah terlihat terumbu karangnya dari air laut yang bercorak jernih hijau- kebiruan.

 

Tempat menyelam dini kami ialah Gili Air. Disaat perahu menyudahi buat merendahkan kami, sudah terlihat terumbu karang dari permukaan air yang jernih sehingga berkesan perairan tersebut dangkal, sedangkan itu kedalamannya mencapai lebih dari 2 meter. Kami pula mulai turun dan melongok ke dalam air sambil berenang. Mulai terlihat banyak ikan kecil berwarna- warni yang berenang di antara terumbu karang.

 

Arus di Gili Air tidak begitu deras, namun ombaknya cukup besar. Namun, Mengenai tersebut tidak menghentikan kami buat mengagumi keelokan bawah laut yang luar biasa.

baca juga : Snorkeling trip gili islands

 

Waktu 30 menit habis tidak terasa. Kami harus kembali ke perahu buat menjelajahi titik snorkeling berikutnya. Untuk para penyelam, Gili Air sebetulnya mempunyai sesuatu palung laut yang cukup dalam, sayangnya hanya dapat dijelajahi oleh penyelam bersertifikat.

 

Di titik selam selanjutnya, tepatnya Gili Meno, kami diberitahu jika tempat tersebut yakni tempat berkumpulnya penyu- penyu laut. Apabila beruntung, kami dapat memandang penyu tersebut duduk di antara terumbu karang dan bercengkerama dengannya. Sayang sekali, 30 menit kami terletak di sana, sama sekali tidak ada isyarat kehadiran penyu laut.

 

Namun, Gili Meno tetap tidak membuat kecewa. Terumbu karang di perairan ini 100 persen masih hidup dan terlihat bergoyang- goyang terbawa arus air. Banyak ikan berwarna- warni terang. Okezone memberanikan diri menentang arus dan berenang sedikit ke perairan yang lebih dalam, sekira 5 meter. Dini mulanya memanglah hanya terlihat warna biru gelap, dasar laut yang biasanya dipenuhi terumbu karang pula sudah tidak terlihat.

 

Namun tidak lama sehabis itu, mencuat segerombolan ikan- ikan kecil yang berbaris, berenang di depan mata. Tidak hanya sekali, terlebih 3 sampai 5 kali segerombolan school fish lewat di depan mata.

 

Sayangnya, karena siang sudah mulai menjemput, sampai titik snorkeling di Gili Meno jadi yang terakhir. Kami belum sempat menyambangi titik snorkeling di Gili Trawangan yang katanya yakni tempat selam dan snorkeling terbaik dengan titik selam sangat banyak. Di Gili Trawangan terlebih ada titik selam yang dihuni banyak pari dan hiu.

 

Meski begitu, snorkeling di Gili Meno dan Gili Air pula sudah cukup menghibur, sangat utama dengan kejernihan air dan hiburan dari rombongan school fish yang lewat di depan mata.