Cara Mulai Bisnis Bagi Pemula

Trik Memulai Bisnis

Pro dan Kontra Mengenai Pendidikan Anak Usia Dini

Pro dan Kontra Mengenai Pendidikan Anak Usia Dini

 

Setiap orang tua pasti menginginkan pendidikan yang terbaik untuk anaknya. Beberapa orang tua lebih memilih untuk mendaftarkan anak mereka di lembaga pendidikan sesegera mungkin, sementara yang lain menunggu sampai anak mereka cukup umur untuk masuk taman kanak-kanak. Dalam beberapa hal, tidak semua orang tua mendukung konsep pendidikan anak usia dini.

Pada usia 4 sampai 6 tahun, kebutuhan anak untuk bermain dan bersosialisasi lebih diutamakan daripada kemampuan akademik. Akibatnya, pekerjaan rumah (PR) dalam bentuk apapun tidak diperbolehkan dalam pendidikan Taman Kanak-Kanak.

Pro dan kontra yang paling umum adalah masalah keuangan. Semua orang sadar bahwa biaya sekolah tidaklah murah. Namun, jika Anda harus menghabiskan puluhan juta dolar untuk hal-hal yang dapat dipelajari anak-anak di rumah, itu jelas tidak sepadan.

Banyak orang tua kemudian bertanya-tanya, apakah pendidikan prasekolah merupakan kebutuhan atau kemewahan? Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak siap memasuki pendidikan lebih lanjut, menurut Pasal 1 butir. 14 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

Ini juga terkait dengan fakta bahwa pada usia lima tahun, ukuran otak anak akan menjadi 90% dari ukuran otak orang dewasa. Akibatnya, tahun-tahun pertama kehidupan mereka sangat penting bagi mereka untuk menerima pendidikan, meskipun informal. Dengan kata lain, PAUD memberikan manfaat belajar yang mungkin tidak dapat sepenuhnya diwujudkan oleh orang tua di rumah. Apalagi jika kita adalah orang tua yang bekerja yang hanya menghabiskan waktu bersama anak kita di akhir pekan.

Aspek terpenting dalam pendidikan anak usia dini adalah pengembangan kemampuan sosial dan emosional anak. Sedangkan pendidikan formal di taman kanak-kanak akan melengkapi jenjang pendidikan sebelumnya dengan mengasah kemampuan akademik anak.

 

Namun semua keputusan tetap ada di tangan masing-masing orang tua. Intinya, kenapa tidak menyekolahkan anak sejak dini jika punya uang lebih? Jika anda dibali anda dapat mengunjungi Tk Di Bali yang merupakan TK dengan fasilitas yang sangat memadai.