Cara Mulai Bisnis Bagi Pemula

Trik Memulai Bisnis

Pajak Penjualan Tanah: Pengertian dan Cara Menghitungnya

Pajak penjualan tanah merupakan hasil transaksi atas jual beli tanah. Transaksi tersebut juga akan melibatkan biaya yang lain dan kedua pihak dalam hal ini penjual serta pembeli wajib memenuhinya. Di dalam sebuah investasi properti, terutama jual-beli tanah maka ada aturan pajak yang harus Anda pahami.

Aturan terkait transaksi jual beli tanah tersebut yang bernama pajak penjualan tanah. Informasi selengkapnya seputar topik ini akan kami bahas secara lebih lengkap.

Pajak Penjualan Tanah: Pengertian dan Cara Menghitungnya

Apa itu Pajak Penjualan Tanah?

Pajak Penjualan Tanah: Pengertian dan Cara Menghitungnya

Sebuah pajak di mana kedua pihak harus sama-sama menanggung biaya tersebut atas transaksi jual beli tanah yang berlangsung. Masing-masing pihak mempunyai besaran pajak yang tidak sama. Hal ini menyesuaikan dengan tanah yang sedang diperjualbelikan.

Secara umum, untuk pajak yang nantinya menjadi tanggungan baik oleh penjual maupun pembeli yaitu BPHTB, PPh, PPN, PPAT atau jasa notaris, serta biaya terkait pengecekan sertifikat.

Cara Menghitung Pajak Penjualan Tanah

Setelah memahami tentang pengertiannya, lalu bagaimana cara menghitung pajak tersebut? Simak penjelasan seputar cara menghitung pajak penjualan tanah berikut ini.

1. PPh

Pajak penghasilan atau yang biasa kita kenal dengan PPh merupakan pajak atas penjualan tanah yang menjadi tanggung jawab penjual. Penjual harus membayar pajak tersebut sebelum dia memperoleh AJB atau Akta Jual Beli.

Tujuannya untuk mencegah jika ada sengketa terkait tanah di kemudian hari. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2016, besaran PPh yaitu 2,5% untuk setiap transaksi. Untuk cara menghitungnya cukup mudah.

Misalnya ada tanah seharga Rp 400 juta. Maka untuk besaran pajak penghasilan yaitu 2,5% x Rp 400 juta = Rp 10 juta.

2. BPHTB

BPHTB atau Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan merupakan pajak yang menjadi tanggung jawab pembeli. Di awal, pajak tersebut menjadi kewenangan pemerintah pusat. Namun ketika 1 Januari 2011 menjadi kewenangan pemerintah kota atau kabupaten.

Sementara itu, terkait besaran BPHTB yaitu 5% dari total NJOP atau Nilai Jual Objek Pajak yang sudah dikurangi NPOPTKP atau Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak. Untuk nilai NJOP sendiri di setiap wilayah menyesuaikan dengan kondisi daerah tersebut sehingga memungkinkan untuk berbeda.

Cara menghitung BPHTB misalnya ada tanah seharga Rp 150 juta. Kemudian nilai NPOPTKP-nya sebesar Rp 80 juta. Untuk menghitung BPHTB yaitu 5% x (Rp 150 – Rp 80) = Rp 3,5 juta.

3. PPN

Cara menghitung pajak penjualan tanah yang ketiga adalah tentang Pajak Pertambahan Nilai. Untuk besaran PPN adalah 10% dari total penjualan tanah. Akan tetapi, tidak seluruh transaksi penjualan tanah akan terkena PPN.

Tanah yang dimanfaatkan untuk usaha serta mendapatkan keuntungan yang terkena PPH. Misalnya Anda memiliki tanah seharga Rp 400 juta. Untuk besaran PPN yaitu 10% x Rp 400 juta = Rp 40 juta.

4. PBB

Pajak Bumi dan Bangunan merupakan jenis pajak yang menjadi tanggung jawab penjual. Alasannya karena penjual merupakan pihak yang memperoleh keuntungan atas transaksi jual beli tanah. Dasarnya terletak pada Undang-undang Nomor 12 Tahun 1985 dengan besaran PBB yaitu 5%.

Sebagai tambahan terkait NJKP, menurut KMK Nomor 201/KMK.04/2000, besaran NJOP yang nilainya lebih dari Rp 1 miliar, maka NJOP sebesar 40%. Jika nilainya kurang dari Rp 1 miliar, maka NJOP-nya sebesar 20%.

Untuk menghitung PBB, misalnya Anda memiliki tanah seharga Rp 100 juta. Maka besaran pajak PBB yang harus Anda tanggung yaitu 0,5% x (20% x Rp 100 juta) = Rp 100 ribu.

Sudah Paham Seputar Pajak Penjualan Tanah?

Sekarang Anda telah memahami beberapa hal penting seputar pajak penjualan tanah. Untuk membantu Anda agar terhindar dari kesalahan pada saat membayar pajak, kami menawarkan jasa konsultan pajak profesional. Pada saat Anda berada dalam masalah seperti aturan pajak yang cenderung rumit, jasa konsultan pajak Proconsult merupakan konsultan pajak terbaik yang akan membantu Anda menyelesaikan masalah tersebut.