Cara Mulai Bisnis Bagi Pemula

Trik Memulai Bisnis

Mengenal Palem Kenari Dan Cirinya

Kenari sebagai keluarga dari Burseraceae. Biasanya ada di Indonesia, tapi tumbuhan ini ada di sejumlah negara lain seperti Afrika, Nigeria Selatan, Madagaskar, Cina Selatan, India, Filipina, dan Sisi Selatan Asia. Produksi buah ialah yang diharap dari kenari. Buahnya berisi biji yang terbungkus cangkang (endokarp) yang keras berisi “daging” yang memiliki kandungan protein serta lemak tinggi dan bisa dikonsumsi. Sisi dalam cangkang ini sering digunakan sebagai alternatif amandel (almond) untuk menghiasi kue. Minyak bijinya, yang diekstrak, bisa gantikan minyak kelapa. Ada sedikitnya 30 spesies kenari, tetapi yang terdapat banyak di Indonesia diantaranya Canarium amboinense Hoch Nah, tanaman ini sudah banyak di jual di internet salah satu penjual terpercaya yaitu https://sahabattaman.com/.

 

 

Kategorisasi Ilmiah. Kingdom: Plantae (Tumbuhan); Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh); Super Seksi: Spermatophyta (Hasilkan biji); Seksi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga);Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil); Sub Kelas: Rosidae; Ordo: Sapindales; Kerabat: Burseraceae; Genus: Canarium; Spesies: Canarium amboinense Hoch.; Burseraceae : kenari-kenarian.

 

 

Tempat Tumbuh. Tempat tumbuhnya di rimba primer, pada tanah berkapur, tanah berpasir atau tanah liat, dari ketinggian rendah sampai 1500 mtr. di permukaan laut.

 

 

Tinggi Pohon. Tinggi pohon kenari sampai 45 mtr., dan tinggi banir sampai 3 mtr. dan lebarnya 1,5 mtr.. Kayunya bisa dipakai sebagai kayu konstruksi yang enteng-ringan. Pohon ini akan keluarkan resin jika pepagannya dipotong atau diiris-iris. Minyak Resin ini berbau yang wangi, shingga kerap dipakai untuk membikin wangi-wangian atau minyak wangi. Selainnya untuk minyak wangi, ada pula yang memakainya untuk penyembuh gosok pada gatal-gatal atau cedera. Minyak Resin ini dapat dipakai sebagai pencuci rambut dan pembikinan dupa.

 

 

Tangkai. Batangnya tegak dengan warna pegagan kelabu, kayu putih, dan teras coklat tua. Bila kulitnya diiris-iris akan keluarkan getah kenari, seperti damar, sebelumnya warna putih dan menempel, selanjutnya seperti lilin warna kuning pucat (elemi). Gum elemi mempunyai struktur lunak, warna keputih-putihan bau wewangiantik seperti terpentin, dan sebagai hasil eksudasi patologis dari tumbuhan ini. Pohon ini menghasilkan gum cuman di saat daun mulai berkembang. Sepanjang musim kering, pohon itu ada dalam periode dorman, tanpa daun, dan tidak menghasilkan resin. Minyak elemi tidak dipakai secara semakin makin tambah meluas dalam industri minyak wangi. Terkadang minyak itu dipakai pada bahan pewangi sabun dan preparasi tehnik yang harga murah. Akan tetapi, minyak ini pas dipakai sebagai bahan baku untuk pembikinan isolat fellandren yang dipakai untuk pembikinan senyawa minyak atsiri artifisial (tiruan). Gum lama dipakai dalam plaster farmasi dan salep, dan untuk memberi karakter oke dalam vanish.

 

 

Akar. Mekanisme perakaran pada tanaman ini ialah mekanisme akar tunggang. Pada mekanisme akar tunggang, baik akar primer atau satu ataupun lebih akar lateral yang gantikan akar primer pada tahapan awalnya perubahan kecambah tumbuh bisa lebih cepat dan jadi lebih besar dan kuat dibanding akar-akar lain, hingga tercipta satu ataupun lebih akar -akar khusus.

 

 

Daun. Daunnya majemuk menyirip gasal dengan 4-5 pasang pinak daun yang menjorong memanjang, dengan permukaan licin dan mengkilat. Daun tidak memiliki daun penumpu.

 

 

Bunga. Perbungaannya berupa malai. Berkelamin tunggal, zigomorf, kelopak dan mahkota berbilangan 5, daun kelopak dan daun mahkota berbilangan 5, daun mahkota bebas. Benang sari 8. Tersusun di dalam 2 lingkaran yang tidak komplet. Cakram terlihat terang.

 

 

Buah. Akan buah beruang 2-3, setiap ruangan dengan 1-2 akan biji yang apotrop atau epitrop. Berbiji, gepeng, panjang, ada 2-3 biji dalam sebuah (berupa sawo kecil).

 

Biji. Bijinya banyak terkandung lemak manis. Biji yang kering akan memiliki kandungan 65 % minyak lemak ( = ester , asam stearine , palminine , oleine , dan minyak wijen ). Minyak dan lemak sebagai bahan cadangan penting pada tubuh tumbuhan yang sering ditemui dalam biji. Lemak dan minyak sebagai gliserida asam lemak. Ketidaksamaan antara ke-2 nya biasanya berdasar karakter-sifat fisik, pada temperatur normal lemak berupa padat, dan minyak berupa cairan. Lemak jarang-jarang diletakkan didaun, tangkai, dan akar, tetapi mayoritas dibiji. Lemak selalu diletakkan dalam benda khusus disitosol, dan kerap ada beberapa ratus sampai beberapa ribu benda itu ditiap sel penyimpannya. Benda itu dinamakn benda lipid sferosom, dan oleosom. Oleosom bisa diisolasi dari biji berbentuk cukup murni, hingga bisa dikaji formasi dan susunannya.