Cara Mulai Bisnis Bagi Pemula

Trik Memulai Bisnis

Kenali Ciri Keguguran Pada Masa Kehamilan, Simak Berikut!

Apakah Semua Ibu Hamil Keguguran Harus Dikuret? | Popmama.com

Kehamian dapat menjadi kabar gembira bagi hampir semua pasangan yang sudah menikah, tetapi tentu saja kehamilan juga merupakan hal yang cukup berat. Karena itu banyak timbul pertanyaan seputar kehamilan seperti ciri ciri hamil anak perempuan, ciri keguguran dan sebagainya. Nah, kali ini kami hanya akan fokus membahas seputar apa saja ciri-ciri keguguran.

Tentunya, mengetahui ciri-ciri keguguran lebih dini merupakan hal yang baik seperti sedia payung sebelum hujan. Nah, daripada berlama-lama langsung saja simak berikut.

  1. Pedarahan

Sepertinya ciri awal ini merupakan rahasia umum yaitu terjadinya pendarahan ketika sedang mengalami keguguran. Pendarahan tersebut biasanya berupa bercak-bercak darah, tetapi perlu diingat bahwa tidak semua pendarahan merupakan gejala atau ciri keguguran sebab ada pula pendarahan ringan yang dikenali dengan munculnya bercak merah muda atau cokelat. Jika hal itu terjadi maka kamu tidak perlu khawatir sebab, pendarahan ringan hanya berlangsung selama satu hingga dua minggu pertama masa kehamilan.

Tetapi sebaliknya, jika bercak darah tersebut berwarna merah cerah berbentuk gumpalan merah muda yag cukup banyak, maka dicurigai hal itu merupakan ciri keguguran.

  1. Terasa nyeri

Ciri atau tanda wanita mengalami keguguran yaitu terjadi rasa nyeri yang disertai dengan pendarahan, jika hal itu terjadi maka kamu wajib curiga bahwa itu tanda keguguran. Umumnya nyeri tersebut terasa pada bagian perut, pinggul dan punggung bagian belakang. Jangan diremehkan sebab, rasa nyeri ini cukup hebat jika dibandingkan dengan nyeri pada masa haid dan hal itu akan terus-terusan muncul.

  1. Menurunnya pergerakan bayi

Perlu diketahui bahwa, masa keguguran umumnya terjadi ketika usia kandungan belum menginjak umur 20 minggu. Tetapi ingat bahwa, keguguran yang terlambat bisa saja dialami pada usia kandungan 12 hingga 24 minggu. Maka dari itu terdapat ciri yang cukup terasa yaitu, menurunnya pergerakan bayi ketika mengalami keguguran di usia tersebut. Maka dari itu, kamu patut curiga jika dirasa janin tidak mengalami pergerakan selama beberapa hari. Dan jika hal tersebut terjadi maka kamu harus cepat untuk berkonsultasi dengan dokter.

  1. Berhentinya perubahan dari gejala kehamilan

Ciri wanita hamil yang mengalami keguguran selanjutnya yaitu, wanita tersebut tidak mengalami perubahan dari gejala kehamilan yang seharusnya. Pada umumnya perubahan gejala kehamilan dapat ditandai dengan berbagai hal dan secara bertahap seperti muntah-muntah yang tidak terjadi lagi ketika seorang wanita mengalami keguguran.

Biasanya perubahan ini dapat terjadi karena faktor lain seperti terjadinya hormon kehamilan dan jika saja terjadi perubahan gejala kehamilan ini maka kamu harus segera konsultasi dengan dokter.

  1. Keluarnya cairan dari daerah vagina

Ciri kali ini sekaligus menjadi penutup dari pembahasan kita kali ini dimana, cairan atau jaringan yang keluar dari daerah vagina ibu hamil merupakan salah satu tanda kuat terjadinya keguguran. Jika dirasa kamu mengalami kondisi tersebut, maka hal itu merupakan ciri atau tanda keguguran. Untuk itu disarankan agar cepat mengkonsultasikannya dengan dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Tentunya menjaga kehamilan bukanlah suatu hal yang mudah sebab, segala sesuatu harus dipikirkan secara matang baik fisik maupun mental. Untuk itu dibutuhkan kerja sama yang baik antara suami dan istri untuk menjaga kandungan agar tetap sehat dan tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Baiklah, semoga informasi di atas dapat bermafaat.