Cara Mulai Bisnis Bagi Pemula

Trik Memulai Bisnis

Beli Macbook Secara Kredit Atau Harus Nabung Dulu?

Cicilan Kredivo kini tanpa uang muka! - Kredivo

Pertanyaan yang paling mendasar adalah mengapa harus membeli MacBook secara kredit? Bagi beberapa orang tertentu MacBook adalah salah satu laptop yang dikategorikan barang premium karena harganya bisa lebih dari 10 juta rupiah.

Beruntunglah karena saat ini ada cukup banyak pinjol cepat cair dan mudah yang memberikan limit pinjaman yang cukup besar sehingga bisa digunakan untuk membeli sebuah MacBook Air ataupun MacBook Pro yang baru.

Lalu pertanyaan lainnya adalah mana yang paling lebih worth it jika dibandingkan antara membeli langsung secara cash atau membelinya secara kredit.

1. Gaji UMR

Bagi yang memiliki gaji UMR dengan rata rata sekitar 5 juta rupiah maka akan sangat sulit untuk membeli MacBook secara tunai, kecuali jika sudah punya tabungan sebelumnya. 

Sementara kondisinya tidak ada laptop cadangan atau laptop yang bisa digunakan sementara waktu sambil mengumpulkan tabungan dari gaji UMR.

Kondisi seperti ini tentu saja disarankan untuk mencicil dengan bunga yang rendah. Dengan begitu kamu tetap bisa memenuhi kebutuhan lainnya. Pastikan cicilan tidak lebih dari sepertiga penghasilan UMR. Dengan begitu kondisi keuangan kamu akan lebih stabil dan terjaga meskipun memiliki tanggungan utang.

2. Mendesak Demi Pekerjaan

Jika kondisi yang sudah mendesak karena pekerjaan maka tidak ada cara lain dengan membeli lewat pinjol cepat cair dan mudah.

Salah satu pinjol yang direkomendasikan karena sudah mendapatkan izin operasional dari OJK yaitu Kredivo.

Punya banyak kelebihan salah satunya yaitu limit yang diberikan bisa mencapai 30 juta rupiah bagi member premium.

Selain itu cicilan juga sangat fleksibel bisa dicicil dengan tenor antara tiga sampai dengan 12 bulan.

Khusus untuk cicilan tiga bulan tidak akan dikenai bunga sama sekali, namun hanya diberikan kewajiban untuk membayar biaya Admin sebesar 3% dari total harga barang yang dibeli.

Jika dirasa mencicil menjadi lebih ringan maka kamu bisa memilih cicilan enam atau 12 bulan dengan bunga yang sangat rendah yaitu 2,6%. Bunga tersebut jauh lebih ringan dibandingkan dengan perusahaan sejenisnya. 

3. Tidak Punya Utang

Salah satu alasan kuat jika kamu memang tidak punya utang dan sudah menabung atau sudah memiliki tabungan untuk membeli MacBook terbaru, maka lebih baik kamu membayar secara tunai.

Cara ini tentu saja akan sangat terbatas hanya untuk kalangan tertentu saja terutama bagi yang sudah memiliki tabungan cukup banyak.

Bagaimanapun, tidak bisa dimungkiri bahwa jika membeli MacBook dengan metode cicilan artinya akan ada beban entah itu dari beban biaya admin maupun beban dari bunga yang harus dibayarkan setiap bulannya.

4. Masih Ada Laptop Kantor

Bagi para pekerja biasanya akan mendapatkan laptop dari kantor tempat bekerja namun memang kadang kadang terbatas untuk digunakan karena kantor biasanya membatasi akses bagi karyawan untuk melakukan install ataupun kostumisasi tertentu di laptop kantor yang menjadi aset kantor.

Selama laptop kantor masih bisa memenuhi kebutuhan secara personal yang sifatnya tidak terlalu profesional mungkin lebih baik menabung terlebih dahulu untuk membeli MacBook yang terbaru.

5. Utamakan Dana Darurat

Tentu saja dengan membeli secara tunai akan ada pengurangan aset atau kepemilikan uang lain halnya jika dilakukan dengan memilih metode cicilan tanpa dp ataupun meminjam lewat pinjaman online maka kamu bisa mengatur posisi keuangan secara merata termasuk mengutamakan dana darurat.

Bagaimanapun dana darurat tetap harus dibutuhkan baik bagi yang masih tinggal sendirian maupun yang sudah memiliki tanggungan.

Salah satu keberhasilan dalam mengelola keuangan adalah memiliki dana darurat yang cukup sampai dengan 12 bulan ke depan untuk memenuhi kebutuhan pokok saja.

Dengan menimbang beberapa hal tersebut, kamu sendiri yang bisa menentukan mana yang terbaik, apakah membeli Macbook secara kredit atau menunggu dengan cara menabung terlebih dahulu. Pasti setiap orang memiliki kondisi dan tantangan yang dihadapi secara berbeda.