3 Langkah Dasar Membuat Hijab Printing

Pada zaman sekarang, hijab tidak sekadar menjadi penutup aurat bagi para muslimah, akan tetapi menjadi trend fashion yang mendunia. Banyak desainer yang menciptakan berbagai model hijab yang modis dan cantik ketika dikenakan. Jenisnya pun kian berkembang, salah satunya adalah hijab printing. Model hijab terbaru tersebut banyak diminati semua kalangan, mulai dari remaja hingga orang tua.

Seiring berkembangnya zaman, kebutuhan akan hijab pun meningkat. Seorang muslimah akan memiliki banyak hijab mulai dari berbagai warna hingga model. Hijab-hijab tersebut disesuaikan dengan busana agar terlihat matching. Melihat fenomena ini, bisnis hijab tentu memiliki masa depan yang cerah.

Tips Membuat Hijab Printing

Ketika ingin memulai bisnis hijab terbaru ini, berbagai hal harus Anda pikirkan dengan matang. Mulai dari pangsa pasar, bahan, model, promosi, harga, hingga pengiriman. Setelah segala persiapan cukup, Anda sudah bisa mulai memproduksi hijab printing sendiri. Berikut ini adalah tips saat Anda akan memproduksi hijab sendiri.

1.     Siapkan Gambar Cetak

Tahap pertama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan konsep desain yang akan Anda usung pada brand hijab Anda. Setelah itu, siapkanlah motif atau gambar yang akan dicetak pada hijab. Oleh karena itu, sebelum mencetak, pastikan Anda sudah mempunyai desain gambar.

Buatlah motif yang sesuai dengan minat pasar namun mencirikan brand produk Anda. Jika tidak pandai dalam membuat desain, Anda dapat mencari motif yang cocok lewat internet. Sekarang banyak situs yang menyediakan vector gambar untuk hijab.

Format gambar yang disarankan adalah TIFF atau JPG dengan resolusi 200 piksel per inci pada ukuran siap cetak. Misalnya, jika Anda ingin membuat ukuran 110×110 cm, maka buatlah ukuran file 110×110 cm dan 200 piksel per inci. Anda dapat membuat desain menggunakan Adobe Photoshop, CorelDRAW, ataupun aplikasi mendesain lainnya.

2.     Memilih Kain yang Cocok

Memilih kain yang cocok adalah salah satu hal penting dalam print hijab. Untuk itu, tentukan apakah yang mau Anda cetak: scarf, pashmina, atau segi empat printing? Kain yang cocok akan membuat pelanggan nyaman ketika memakainya.

Beberapa kain yang sering dipakai untuk hijab antara lain silk satin, satin velvet, satin hermes, chiffon, voal, dan lain sebagainya. Semua kain tersebut mempunyai karakteristik tersendiri. Maka, Anda perlu jeli dalam menentukan jenis kain ini.

Jika ingin mengikuti tren, bahan hijab yang sedang naik daun adalah voile atau voal. Hal tersebut karena brand ternama banyak menggunakan jenis bahan ini untuk membuat produk.

3.     Memilih Mesin Digital Printing Terbaik

kualitas mesin digital printing berpengaruh dengan hasil hijab print. Maka, pilihlah mesin yang memberikan kualitas prima. Namun tidak perlu khawatir jika Anda tidak memiliki mesin digital printing. Anda dapat mengerjakan order dengan menunjuk vendor percetakan kain. Banyak perusahaan atau vendor yang menerima jasa printing kain. Berbagai jasa ditawarkan seperti printing, editing desain, bahan, dan menjahit pinggiran hijab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *